Lewati ke konten
Literasi Hari Ini, Masa Depan Lebih Baik perpususmani@gmail.com
Perpustakaan Usmani Pusat Informasi, Literasi dan Pengetahuan Digilib
RESENSI BUKU

Gadis Kretek

RESENSI BUKU Identitas Buku Judul: Gadis KretekPenulis: Ratih KumalaPenerbit: Gramedia Pustaka UtamaTahun Terbit: 2012Jumlah Halaman: 274 halamanISBN: 978-979-22-8148-4Genre: Fiksi, Sejarah, Drama, Romansa Tentang Penulis Ratih Kumala merupakan seorang penulis asal Indonesia yang…

10 September 20265 menit baca

RESENSI BUKU

Identitas Buku

Judul: Gadis Kretek
Penulis: Ratih Kumala
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 274 halaman
ISBN: 978-979-22-8148-4
Genre: Fiksi, Sejarah, Drama, Romansa

Tentang Penulis

Ratih Kumala merupakan seorang penulis asal Indonesia yang dikenal melalui karya-karyanya yang mengangkat kehidupan masyarakat Indonesia dengan latar sejarah dan persoalan sosial. Ia lahir di Jakarta dan telah menghasilkan sejumlah karya sastra, baik novel maupun kumpulan cerita pendek.

Salah satu karya Ratih Kumala yang paling dikenal adalah Gadis Kretek. Novel ini menarik perhatian karena memadukan kisah keluarga, percintaan, sejarah industri kretek, serta kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa lalu.

Sinopsis

Gadis Kretek menceritakan kisah keluarga pemilik usaha kretek yang penuh dengan rahasia masa lalu.

Cerita bermula ketika Soeraja, seorang pengusaha kretek, sedang berada dalam kondisi kritis. Di tengah keluarganya, Soeraja tiba-tiba menyebut nama seorang perempuan bernama Jeng Yah. Nama tersebut membuat ketiga anaknya, Lebas, Karim, dan Tegar, penasaran karena mereka tidak pernah mengetahui siapa perempuan tersebut.

Ketiga anak Soeraja kemudian berusaha mencari Jeng Yah. Pencarian tersebut membawa mereka ke berbagai tempat dan membuka kembali sejarah kehidupan ayah mereka yang selama ini disembunyikan.

Jeng Yah ternyata memiliki hubungan yang sangat dekat dengan masa muda Soeraja. Ia adalah Dasiyah, seorang perempuan yang memiliki kecintaan besar terhadap dunia kretek. Dasiyah dikenal sebagai sosok perempuan cerdas, berani, dan memiliki kemampuan dalam meracik saus kretek.

Kisah kemudian bergerak ke masa lalu, memperlihatkan kehidupan Dasiyah dan keluarganya di dunia industri kretek. Di tengah perjalanan tersebut muncul kisah cinta, persaingan usaha, konflik keluarga, serta perubahan kondisi sosial dan politik Indonesia.

Perjalanan Lebas, Karim, dan Tegar akhirnya bukan sekadar mencari seorang perempuan bernama Jeng Yah. Mereka juga sedang berusaha menemukan bagian dari sejarah keluarga mereka yang selama ini sengaja disembunyikan.

Tema

Tema utama novel ini adalah keluarga, cinta, perjuangan, dan rahasia masa lalu.

Selain itu, novel juga mengangkat tema tentang posisi perempuan dalam masyarakat. Dasiyah digambarkan sebagai perempuan yang memiliki kemampuan dan cita-cita, tetapi harus menghadapi berbagai batasan sosial yang berlaku pada zamannya.

Dunia kretek juga menjadi bagian penting dalam novel. Kretek tidak hanya digunakan sebagai latar cerita, tetapi menjadi bagian dari kehidupan ekonomi, budaya, hubungan keluarga, dan identitas masyarakat.

Tokoh dan Penokohan

1. Dasiyah / Jeng Yah
Dasiyah merupakan tokoh utama perempuan. Ia digambarkan sebagai sosok yang cerdas, mandiri, pekerja keras, dan memiliki kemampuan dalam meracik kretek. Ia juga memiliki keberanian untuk mengejar apa yang diyakininya, meskipun harus berhadapan dengan pandangan masyarakat terhadap perempuan.

2. Soeraja
Soeraja adalah tokoh yang memiliki hubungan erat dengan Dasiyah. Kisah masa mudanya menjadi salah satu pusat cerita. Sosoknya memperlihatkan bagaimana seseorang dapat membawa kenangan dan rahasia masa lalu hingga bertahun-tahun kemudian.

3. Lebas
Lebas merupakan salah satu anak Soeraja yang memiliki rasa ingin tahu besar. Ia menjadi bagian penting dalam perjalanan mencari Jeng Yah dan mengungkap masa lalu keluarganya.

4. Karim
Karim merupakan anak Soeraja yang ikut dalam perjalanan pencarian Jeng Yah. Bersama saudara-saudaranya, ia berusaha memahami sejarah keluarga yang selama ini tidak mereka ketahui.

5. Tegar
Tegar memiliki karakter yang lebih serius dan berorientasi pada keluarga serta usaha. Ia juga terlibat dalam pencarian dan pengungkapan masa lalu ayahnya.

Alur Cerita

Novel Gadis Kretek menggunakan alur campuran, yaitu perpaduan antara alur maju dan alur mundur.

Cerita dimulai dari masa ketika Soeraja sudah tua dan sakit. Setelah itu, pembaca dibawa kembali ke masa lalu untuk mengetahui kehidupan Dasiyah, Soeraja, dan keluarga mereka.

Penggunaan alur seperti ini membuat cerita terasa seperti proses membuka sebuah misteri. Pembaca secara perlahan memperoleh potongan informasi mengenai hubungan antara tokoh-tokohnya.

Latar

Latar cerita berada di beberapa wilayah di Indonesia dan berlangsung dalam rentang waktu yang panjang.

Latar sosial yang kuat terlihat melalui kehidupan masyarakat, keluarga, dunia usaha kretek, serta situasi politik Indonesia pada masa lalu.

Dunia industri kretek menjadi salah satu latar yang paling menonjol. Melalui latar tersebut, pembaca dapat melihat bagaimana kretek tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Kelebihan Buku

Salah satu kelebihan utama Gadis Kretek adalah ceritanya yang memadukan berbagai unsur. Novel ini bukan hanya cerita cinta, tetapi juga cerita keluarga, sejarah, bisnis, dan kehidupan sosial.

Karakter Dasiyah juga menjadi daya tarik tersendiri. Ia tidak digambarkan sebagai perempuan yang hanya menunggu atau bergantung kepada tokoh laki-laki. Ia memiliki kemampuan, keinginan, dan prinsip sendiri.

Selain itu, Ratih Kumala mampu membuat dunia kretek terasa dekat dengan kehidupan para tokohnya. Kretek menjadi bagian dari cerita dan bukan sekadar tempelan latar.

Penggunaan alur maju-mundur juga membuat pembaca terus penasaran mengenai hubungan antara Soeraja dan Jeng Yah.

Bahasa yang digunakan relatif mudah dipahami sehingga novel ini dapat dinikmati oleh pembaca umum, terutama mereka yang menyukai novel sejarah dan drama keluarga.

Kekurangan Buku

Meskipun memiliki banyak kelebihan, novel ini juga memiliki beberapa kekurangan.

Perpindahan waktu dan tokoh yang cukup banyak dapat membuat pembaca harus lebih teliti dalam mengikuti cerita. Pembaca yang kurang terbiasa dengan alur campuran mungkin membutuhkan waktu untuk memahami hubungan antara peristiwa masa lalu dan masa kini.

Selain itu, beberapa bagian cerita terasa cukup panjang karena novel tidak hanya berfokus pada kisah cinta, tetapi juga membahas kehidupan keluarga, bisnis kretek, dan situasi sosial-politik.

Nilai-Nilai yang Dapat Diambil

Novel Gadis Kretek memberikan beberapa nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

Pertama, nilai perjuangan. Dasiyah menunjukkan bahwa seseorang harus berani memperjuangkan kemampuan dan cita-citanya meskipun menghadapi berbagai hambatan.

Kedua, nilai keluarga. Novel memperlihatkan bahwa keluarga memiliki sejarah dan persoalan yang terkadang tidak diketahui oleh generasi berikutnya.

Ketiga, nilai keberanian. Dasiyah berani menunjukkan kemampuannya dalam lingkungan yang pada zamannya lebih banyak didominasi oleh laki-laki.

Keempat, pentingnya memahami masa lalu. Perjalanan Lebas, Karim, dan Tegar menunjukkan bahwa memahami sejarah keluarga dapat membantu seseorang memahami identitas dirinya sendiri.

Kesimpulan

Gadis Kretek karya Ratih Kumala merupakan novel yang menarik karena berhasil menggabungkan kisah cinta, keluarga, sejarah, bisnis, dan persoalan sosial dalam satu cerita.

Tokoh Dasiyah atau Jeng Yah menjadi pusat perhatian karena ia digambarkan sebagai perempuan yang memiliki kemampuan, keberanian, dan cita-cita. Sementara itu, perjalanan anak-anak Soeraja dalam mencari Jeng Yah menjadi jalan bagi pembaca untuk mengenal berbagai rahasia masa lalu keluarga mereka.

Novel ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat Indonesia pada masa lalu serta posisi perempuan dalam lingkungan sosial yang masih kuat dipengaruhi pandangan tradisional.

Secara keseluruhan, Gadis Kretek merupakan novel yang layak dibaca, terutama bagi pembaca yang menyukai cerita keluarga, sejarah Indonesia, percintaan, dan kisah dengan misteri masa lalu.

Penilaian: 4,5/5

Pesan utama:
Masa lalu mungkin dapat disembunyikan untuk waktu yang lama, tetapi sejarah dan pilihan hidup seseorang pada akhirnya dapat memengaruhi generasi setelahnya.

SHARE

Bagikan artikel ini

Bermanfaat? Bagikan kepada teman Anda.

WhatsAppWhatsApp FacebookFacebook XX TelegramTelegram